Perempuan-perempuan Aljazair tersebut wajib menato wajah mereka bahkan sejak berusia sembilan tahun. Ibu-ibu dari anak perempuan biasanya akan memaksa anak mereka untuk menato wajah, agar anak perempuannya kelak dipuji cantik oleh masyarakat, khususnya para pria.
“Saya masih mengingatnya, tato itu sangat menyakitkan dan saya menangis, menolak untuk ditato,” ungkap Djena Benzhara, salah seorang perempuan berusia 74 tahun asli Aljazair, seperti yang dikutip dalam Africa News, Kamis (24/8/2017).
BACA JUGA: Foto-Foto Konyol yang Bisa Jadi Inspirasi saat Liburan
Mitos yang terkait dengan tradisi tato Aljazair ini justru sangat bertolak belakang dengan pengertian cantik yang dianut. Pasalnya, perempuan-perempuan awalnya dipaksa untuk membuat tato di wajah mereka agar tidak terlihat menarik bagi tentara Prancis yang menjajah saat itu. Tapi, di sisi lain, keyakinan untuk menato wajah juga karena para wanita telah dianggap berdosa terhadap Tuhan.
(Ade Indra Kusuma)