OKEZONE WEEK-END: Bunda Wajib Tahu, Aturan Pemberian Jamu pada Anak

Tiara Putri, Jurnalis
Minggu 20 Agustus 2017 08:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Mengenai pemberian jamu untuk meningkatkan nafsu makan, dr Karyanti berpendapat sebaiknya orangtua menghindari hal ini. Apalagi kadang-kadang ramuan jamu itu diberikan dalam bentuk suplemen vitamin yang banyak dijual di pasaran.

“Lebih baik konsumsi makanan alami. Berikan anak buah segar atau sayuran. Jika diberikan suplemen vitamin atau jamu dalam kemasan, bisa saja malah terjadi efek samping pada anak karena ada zat-zat tertentu yang tidak baik untuk tubuhnya,” tambah dr Karyanti.

Dr Karyanti menyarankan agar pemberian jamu pada anak dibatasi. Sebab, takutnya jamu bisa memperberat fungsi hati dan ginjal pada anak bila dikonsumsi berlebihan. Hal itu nantinya malah membuat masalah kesehatan lain.

Bila anak sakit dan tak kunjung sembuh walaupun sudah diberi jamu yang diyakini bisa mengobati, ada baiknya langsung mengunjungi dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan obat, cairan, dan makanan untuk anak yang sudah ada dasar kajiannya. Sehingga anak bisa lebih terjamin untuk sembuh.

“Pada anak pasien kanker misalnya. Banyak orangtua yang mengutamakan pengobatan herbal terlebih dahulu. Padahal sudah jelas ada obat kemoterapi yang bisa diberikan dokter agar penyakit anak tidak semakin parah. Akibatnya, jika terlalu lama tidak diatasi dengan cara yang tepat karena mencoba berbagai macam pengobatan, ketika kembali ke dokter kondisi anak sudah parah karena banyak waktu yang terbuang,” pungkas dr Karyanti.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya