PENDERITA gagal ginjal akan dihadapkan dengan situasi "penyakit seumur hidup". Hal tersebut biasanya membuat penderitanya stres. Padahal, gagal ginjal tidak berarti kehidupan itu selesai. Banyak kasus gagal ginjal yang tetap bertahan hidup selama lebih dari 30 tahun.
(Baca Juga: Duh! 1.000 KIS Salah Sasaran, Ada PNS dan Guru yang Menerima)
Persepsi yang buruk terhadap masalah tersebut kadang membuat penderitanya frustasi. Cuci darah harus dilakukan setiap saat, beraktivitas tidak lagi seleluasa sebelumnya, atau juga perubahan fisik yang membuat pasien gagal ginjal merasa tidak percaya diri.
(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)
Namun, menurut salah seorang pasien gagal ginjal Tony Samosir, asumsi negatif mengenai penyakit yang dideritanya tidak semuanya buruk. Jika pasien melihat dari sisi positif, tentunya hal tersebut tidak akan terjadi di kehidupan sehari-harinya.
"Makanya, dengan adanya kelompok pasien gagal ginjal, itu membuat satu sama lain saling kuat. Sharing segala hal pun juga membantu sebisanya," ujarnya pada Okezone, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa hari yang lalu.
(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)