Mengapa Anak Usia 4-6 Tahun Lebih Suka Main dengan Temannya?

Koran SINDO, Jurnalis
Senin 14 Agustus 2017 16:00 WIB
(Foto: Antara)
Share :

Tahap selanjutnya adalah mengenal emosi, menjaga diri sendiri, kemampuan komunikasi, fokus, dan berempati. Dengan begitu, anak akan merasa aman dan nyaman, percaya diri, dan dapat bergaul sehat. “Orang tua perlu sensitif pada kebutuhan anak, saling menatap mata, saling memeluk. Anak diberi kesempatan bermain sendiri, jangan berbohong pada anak karena perlu percaya kepada orang tua. Bersabarlah terhadap perilaku anak,” tutur Anna.

Cara membangun rasa percaya antara anak dengan orang tua bisa dengan memberikan tanggapan ketika si kecil menangis. “Gendong atau ucapkan kata-kata menenangkan, berikan aturan sebelum aktivitas dilakukan, Tepati janji yang sudah diucapkan kepada anak, dengarkan dengan saksama ketika anak berceloteh,” ucap Anna.

(Baca Juga: Anak Usia 2 Tahun Sudah Harus Diberi Tanggung Jawab! Yuk Mulai dari Membereskan Mainan)

Sementara untuk mendukung si kecil mandiri, bisa dilakukan dengan cara memberikan kesempatan untuk mencoba, tidak memburu-buru anak ketika sedang mencoba, memberikan pujian, pelukan, serta ekspresi wajah yang menyenangkan ketika anak berhasil.

“Agar anak memiliki daya konsentrasi dan imajinasi, bisa latihan dengan cara meningkatkan konsentrasi, kurangi gangguan seperti matikan TV dan radio, jauhkan gadget , bujuk anak untuk menyelesaikan kegiatannya sebelum memulai yang lain. Pastikan anak melakukan aktivitas fisik. Untuk meningkatkan imajinasi, ajak anak membuat cerita dari gambar atau boneka,” pungkas Anna.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya