PERNAH mendengar cerita bahwa orang-orang lanjut usia (lansia) yang tinggal di panti jompo tidak bahagia? Ternyata hal ini benar adanya dan sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Bahkan, berada di panti jompo membuat para lansia mudah menyerah pada kehidupan. Hal ini bisa terjadi karena timbulnya sikap apatis.
(Baca Juga: Kegiatan Rutin untuk Cegah Pikun di Usia Lanjut)
Sikap apatis timbul karena kurangnya stimulasi mental yang membuat lansia tidak peduli dengan kehidupan sehari-harinya. Beberapa panti jompo diyakini tidak mengadakan kegiatan yang menarik sehingga para lansia tidak memiliki motivasi.
(Baca Juga: Terus Belajar di Masa Lansia Bisa Cegah Kepikunan)
Menurut penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Belanda terhadap 713 panti jompo, sikap apatis meningkatkan risiko kematian hingga 62% dalam waktu empat bulan ke depan. Ada banyak masalah seputar dana sosial untuk perawatan lansia dan masalah yang dihadapi oleh petugas panti jompo ketika menghadapi para lansia.
(Baca Juga: Menua dengan Sehat dan Tidak Sakit-sakitan, Tentu Bisa Dong!)
Dalam situasi seperti itu, kebanyakan lansia hanya duduk di ruang televisi bersama penghuni lain tanpa melakukan kegiatan lain karena keterbatasan dana. Walaupun belum ada alasan yang jelas mengapa sikap apatis menyebabkan kematian dini, tapi dapat dipastikan sikap ini memengaruhi penurunan fungsi otak.