Nyeri Bahu dan Lutut, Bolehkah ke Tukang Urut?

Dewi Kania, Jurnalis
Jum'at 04 Agustus 2017 13:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Activebodychirocare)
Share :

SAAT mengalami nyeri bahu atau nyeri lutut biasanya orang langsung cepat-cepat membawanya ke tukang urut. Padahal ada risiko yang bakal dihadapi, bahkan bisa membahayakan ruang gerak.

Dokter tidak menyarankan Anda untuk membawa pergi ke tukang urut bila mengalami nyeri. Hal ini bisa memicu pergeseran sendi dan otot. (Baca Juga: Lansia Rentan Terserang Frozen Shoulder, Ciri-cirinya Nyeri Bahu dan Kaku)

Akibatnya, kondisi nyeri akibat cedera bisa mengganggu fungsi otot, sendi dan tulang. Karena hindari untuk diurut saat mengalami masalah tersebut. (Baca Juga: Sering Mengalami Nyeri Bahu dan Tendon, Apa Penyebabnya?)

Dijelaskan Spesialis Orthopedi dr Iman Widya Aminata SpOT, bagian tubuh memiliki otot, tulang dan persendian. Semakin bertambah usia, fungsinya berkurang karena menua.

"Nyeri bahu sering sekali dialami orang-orang. Biasanya mereka cepat pergi ke tukang urut untuk menyembuhkan," kata dr Iman saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 3 Agustus 2017.

Dokter tidak menyarankan untuk menyembuhkan masalah nyeri ke tukang urut. Akibatnya, bisa mengalami pergeseran tulang, otot dan persendian itu. (Baca Juga: Oh...Ternyata Ini 5 Penyebab Anda Mengalami Nyeri Sendi)

Bila Anda mempercayai tukang urut, fleksibilitas bagian bahu atau lutut akan berkurang. Alih-alih yang terjadi adalah cedera atau malah patah tulang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya