KEKAYAAN Indonesia hampir meliputi segala yang ada di tanah dan lautnya. Di daratan, Indonesia memiliki gunung-gunung yang berdiri gagah, desa-desa wisata yang eksotis, air terjun, kebudayaan yang memikat hati. Sementara, di perairan Indonesia memiliki pulau-pulau yang menawan dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan.
Dari sekian banyaknya kekayaan alam dan kebudayaan yang dimiliki Indonesia, membuat sebuah organisasi yang bernama Sail Indonesia hadir dan turut meramaikan bidang pariwisata Indonesia.
Sail Indonesia adalah organisasi nonkomersial yang mendukung pariwisata Indonesia. Pada 2001 Sail Indonesia memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia bahawa Indonesia pun memiliki tujuan wisata bahari.
(Baca Juga: Kapal-Kapal Mewah Peserta Sail Indonesia 2017 Mulai Berdatangan ke Kupang)
(foto: Istimewa)
Selain itu, misi Sail Indonesia yang lainnya juga untuk mempromosikan Indonesia sebagai daerah yang sempurna bagi penjelajahan menggunakan kapal pesiar dan untuk mengenalkan pelaut ke beberapa tujuan pelajaran yang paling bersejarah, dan menarik di seluruh Indonesia, sebagaimana yang tertulis dalam laman resmi Sail Indonesia, Kamis (3/8/2017).
Didukung dan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP), DEKIN, semua tingkat pemerintah lainnya, Raffles Marina dan Sail Malaysia, acara yang dilakukan oleh Sail Indonesia dapat berjalan sesuai harapan dan sesuai dengan tujuan.
(Baca Juga: Yuk, Intip Panorama Dragonstone yang Bikin Wisatawan Takjub!)
Acara tersebut berupa pelayaran di seluruh Indonesia melalui Kepulauan Timor, Banda, Ambon, Buton, Lembata, Wakatobi, Flores, Sulawesi, Bali, Jawa, Kalimantan, Belitung dan akhirnya ke Batam atau ke Bintan, yang tepat berada di sebelah selatan Singapura.
Sail Indonesia sendiri memiliki sebuah situs resmi berbahasa Inggris yang digunakan untuk mempromosilam, mengkoordinasikan dan mengatur kapal pesiar yang meninggalkan Darwin untuk berpartisipasi dalam Sail Indonesia lalu ke Singapura dan Sail Malaysia yang sering kali merupakan bagian dari navigasi mengelilingi mereka, dikutip dari Sail Indonesia, Kamis (3/8/2017).
Asal-usul Sail Indonesia berawal dari usul seorang Dr Aji Sularso yang memberikan nama Sail Indonesia untuk mengenang kesuksesan Sail Indonesia pada 1995 (Arung Samudera) yang merayakan hari jadi Indonesia ke 50 tahun. Pada momen perayaan kemerdekaan Indonesia tersebut, akhirnya menyusul sejumlah pertemuan Sail Indonesia dan dibentuk untuk mempromosikan, mengelola, dan mengatur aspek teknis dari kejadian ini.
(Baca Juga: Bogor Punya Spot Foto Ekstrem di Tepi Jurang dengan Pemandangan Alam nan Elok)
Sedangkan, di 2017 ini sejumlah Yacht (kapal layar mewah) mulai memasuki perairan Kupang untuk memulai pelaksanaan Sail Indonesia 2017 yang sudah menjadi agenda wisata nasional. Sekira 20 peserta yacht telah datang di Kupang untuk memulai rute Sail Indonesia dengan lintasan yang sudah direncanakan pula.
Adapun para peserta yacht yang telah mengkonfirmasi kedatangannya di Indonesia dalam acara Sail Sabang, ialah:
1. Annadora III, Australia
2. Atlas, Belanda
3. Bay Dreamer, Swiss
4. Binary Star, Inggris
5. Burmese Breeze, Inggris
6. Celsius, Kanada
7. CG, Australia
8. Complexity, USA
9. Esprit 3, Australia
10. Except One, Jepang
11. Exit Strategy, Kanada
12. Grand Cru, Australia
13. Kandu, USA
14. Kristal, British Virgin Islands
15. Marie Louise, New Caledonia
16. Nautilus Darwin, Australia
17. Salima 2, Prancis
18. Samarah II, Australia
19. Sundance, USA
20. Tacman, Australia
21. Vahana, Norway
22. Wassyl, Poland
Dalam situs resmi Sail Indonesia tertulis pada 2006 Sail Indonesia diikuti oleh 96 kapal pesiar dan meningkat pada 2007 menjadi 123 peserta yacht, dan diharapkan meningkat setiap tahunnya.
(Baca Juga: 3 Spot Foto Instagenic di Bantul yang Lagi Hits)
Berturut-turut dari tahun ke tahun acara yang diadakan Sail Indonesia tersebut selalu berjalan dengan baik, dan tahun ini pada 2017 Sail Indonesia kembali menggelar acara yacht yang bernama Sail Sabang. Sementara, pada tahun-tahun sebelumnya acara yacht pernah diadakan di daerah-daerah sebagai berikut:
1. Sail Bunaken 2009
2. Sail Banda, 2010
3. Sail Wakatobi, 2011
4. Sail Morotai, 2012
5. Sail Komodo, 2013
Untuk tahun-tahun setelah 2013 yaitu 2014, 2015 dan 2016, Sail Indonesia bekerja tanpa berpartisipasi dalam besar lainnya. Sail Indonesia adalah bagian penting dari acara promosi untuk meningkatkan kesadaran akan parisiwata khususnya wisata bahari di Indonesia, Singapura dan Malaysia, dikutip dari Sail Indonesia, Kamis (3/8/2017).