PANCURAN airnya memang tidak begitu tinggi, hanya sekira 3 meter. Tetapi Kedung Grujug memiliki pesonanya sendiri.
Meski air terjun ini terlihat memiliki kolam yang kecil dan aliran yang rendah, Kedung Grujug sudah hits bagi wisatawan di sekitar Sragen, Jawa Tengah. Ada tebing kapur rendah yang membingkai kolam dan air terjun.
Tebingnya pun cukup unik karena membentuk relief yang terbentuk dari gerusan air. Ini membuat tebingnya begitu unik di sekeliling kolam.
(Baca Juga: Kenali Suku Asli Siberia yang Tahan dengan Suhu Minus 50 Derajat Celsius)
Selain itu, pancuran air yang ada di Kedung Grujug ini berasal dari aliran Sungai Kedung Kancil yang bermuara di Waduk Kedung Ombo. Saat bertemu dengan tebing yang tak terlalu tinggi, maka tercipta pancuran yang melebar. Namun pada saat musim hujan, aliran airnya sangat deras dan warnanya coklat.
(Baca Juga: Rusia Bangun Monumen untuk Mengenang Pengorbanan Tikus bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan)
Untuk merasakan segarnya air dan fotografi yang bagus, Anda perlu memarkirkan kendaraan di rumah warga. Kemudian lanjutkan dengan melewati jalan setapak sejauh 500 meter.