BURGER merupakan sejenis sandwich yang terdiri dari roti bulat agak gepeng, lalu diisi lempengan daging cincang berbumbu setebal 1-2 cm dengan lebar yang hampir sama dengan roti. Untuk menmbah kelezatannya, olahan burger juga kerap disajikan dengan tambahan daun selada, irisan tomat, keju lembaran, dan beragam racikan saus yang nikmat.
BACA JUGA: Makan Burger akan Lebih Nikmat Sambil Menutup Hidung?
Ada begitu banyak teori yang membahas sejarah hidangan lezat ini. Salah satu teori menyebutkan bahwa burger pertama kali muncul di Hamburg, Jerman, pada abad pertengahan. Kala itu, Hamburg menjadi pusat pertemuan antara pedagang dari Arab dan Eropa.
Seiring berjalannya waktu, popularitas burger pun semakin meluas hingga dikenal di berbagai belahan dunia. Sehingga tidak mengherankan jika sejumlah negara memiliki teknik dan bumbu racikan tersendiri dalam menyajikan burger. Daripada penasaran, yuk simak 5 olahan burger di berbagai belahan dunia. Seperti dilansir Okezone dari buku Burger Favorit Ala Cafe, karya Indriani, Kamis (27/7/2017),
Inggris
BACA JUGA: Gara-Gara Makan Burger, Gadis Asal Korea Menderita Gagal Ginjal
Orang Inggris menyebut burger atau hamburger sebagai “beef burger”, terbuat dari 100% daging sapi yang diberi bumbu, telur, bawang bombai, dan tepung roti. Beef burger kemudian disajikan dengan daun selada, tomat, dan bawang bombay dengan berbagai saus seperti saus tomat, saus sambal, saus steak, mayones, dengan tambahan telur mata sapi, keju, dan daging bacon.
Amerika
Di Amerika, burger dijual dalam dua jenis yang berbeda. Pertama di stand-stand di pinggir jalan sedangkan yang lainnya disajikan ala carte atau disantap di restoran. Selain sayuran seperti daun selada, tomat, dan bawang bombay, burger khas Amerika juga disisipkan acar mentimun, keju Amerika (cheddar Swiss atau blue cheese). Saus yang paling sering dikonsumsi adalah saus mustard dan saus tomat. Mayones atau saus salad lainnya juga cukup disukai.
Australia
Burger di Australia cenderung lebih sedikit berminyak dan berlemak dari pada burger Amerika. Kendati demikian, variasi salad sayur dan buah-buahannya jauh lebih bervariasi dan banyak.
BACA JUGA: Balon Isi Burger Ini Gagal Meluncur ke Luar Angkasa
China, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan
Di China, olahan burger didominasi oleh restoran-restoran cepat saji ternama seperti McDonald’s dan KFC. Berbeda dengan di Jepang, burger khas Amerika kalah saing dengan hambur lokal Jepang yang ternyata lebih disukai oleh masyarakat lokal. Sedangkan di Taiwan dan Korea Selatan, beberapa restoran menawarkan hamburger dengan roti yang terbuat dari tepung beras. Selain burger daging sapi, di sana juga dijual burger yang terbuat dari cumi-cumi, nasi, tahu, dan udang.
Indonesia
Tidak jauh beda dengan negara-negara Asia lainnya, di Indonesia hamburger juga menjadi salah satu makanan cepat saji yang cukup digemari, terutama oleh anak-anak, remaja, dan para kaum milenial. Kendati demikian, jenis burger yang dijual di Tanah Air umumnya memiliki karakter yang sama dengan burger olahan khas Amerika. Namun kini sudah banyak restoran dan cafe yang mulai melakukan inovasi baru dengan menciptakan beragam sajian burger yang mengombinasikan sentuhan western dan lokal, seperti olahan burger rendang, burger tempe, dan masih banyak lagi.
BACA JUGA: Makan Burger akan Lebih Nikmat Sambil Menutup Hidung?