Selain itu, trik selanjutnya juga bisa diterapkan saat mencuci sayur dan buah itu sendiri. Yaitu dengan cara dua kali metode pencucian, pertama sayur atau buah dikocok dalam air larutan cuka (standar 2 persen) lalu baru dilanjutkan dengan dibilas menggunakan air mengalir.
Prof. Dr. Nuri juga menambahkan, untuk cara pengolahan metode memasak dengan cara direbus atau dikukus bisa menjadi pilihan cara.
"Masaknya ya bisa direbus atau kalau enggak dikukus. Cara memasak mengukus memang akan membuat kandungan gizi yang terdapat di dalam sayur tersebut akan terjaga lebih baik, walaupun cara merebus akan mempertahan pestisida lebih banyak. Ya semuanya memang ada pro dan kontranya," tambahnya.
Sementara itu, disebutkan juga trik lainnya dalam mengurangi kandungan pestisida ialah dengan cara membuang kulit luarannya. Hal ini dikatakan Prof. Dr. Nuri bisa dilakukan saat mengonsumsi buah.
"Buah kalau memang bisa dikupas kulitnya, maka konsumsi lah dengan kulit yang sudah dikupas. Walau misalnya pada apel ya, kandungan zat anti-oksidan yang ada pada kulit luarannya itu tinggi. Namun ya kalau mau hindari residu pestisida ya adalah dengan mengupas kulitnya," pungkasnya.
(Dinno Baskoro)