SETIAP orang harus menangkal radikal bebas. Anda harus melakukan detoksifikasi, paling efektif yaitu makan buah saat perut kosong.
Studi mengklaim, ketika seseorang suka makan buah saat perut kosong dapat membuang racun di sistem pencernaannya. Anda juga lebih mudah terbebas dari gangguan pencernaan.
Para ahli menyarankan agar Anda makan buah di waktu pagi hari. Jangan konsumsi sumber karbohidrat lebih dulu jika ingin kenyang tahan lama.
Makan buah saat perut kosong juga cepat diserap oleh tubuh. Anda pun menjadi lebih sehat dan bebas dari ancaman radikal bebas.
Semua buah-buahan yang dikonsumsi yakni mengandung tinggi antioksidan. Selain juga, buah kaya serat, vitamin dan mineral penting.
Maka itu, biasakan untuk mengonsumsi buah segar di pagi hari. Jika Anda bosan makan buah potong, bisa konsumsi jus buah yang berampas.
Dengan makan buah, Anda mendapatkan nutrisi serat alami yang tidak dapat diganti dengan makanan lain. Lalu buah apa saja yang baik dikonsumsi saat perut kosong? Berikut 5 buah yang dapat detoksifikasi tubuh jika dikonsumsi saat perut kosong, dikutip dari Boldsky, Sabtu (22/7/2017):
Apel
Makan apel bisa mencegah kanker usus, serangan jantung, serta stroke. Karena buah yang identik dengan kandungan vitamin A ini juga kaya antioksidan dan flavonoid.
Jeruk
Makanlah 2-4 jeruk per hari pada saat perut kosong. Anda bisa mendapatkan manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, mencegah dan melarutkan batu ginjal, serta mengurangi risiko kanker usus besar.
Semangka
Buah semangka terdiri dari 92% air dan mengandung glutathione. Anda yang mengonsumsinya lebih mudah mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Semangka juga tinggi lycopene yang baik untuk melawan kanker. Nutrisi lain yang ditemukan pada semangka adalah vitamin C dan potassium.
Jambu biji
Makan jambu biji yang merupakan superfood ini dapat melawan sembelit. Karena jambu biji mengandung vitamin A dan kaya serat yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Kiwi
Buah kiwi merupakan sumber potasium, magnesium, vitamin E dan serat yang baik. Kandungan vitamin C dari buah ini juga dua kali lebih banyak dari jeruk.
(Helmi Ade Saputra)