SETIAP orangtua saat memberikan nama kepada buah hati saat lahir selalu mengandung doa untuk anaknya kelak. Karena itu, sebagian besar orangtua bahkan sudah memersiapkan nama anak mereka sejak di dalam kandungan.
Di zaman modern ini, tidak sedikit juga orangtua memberikan nama anak-anaknya yang mengandung unsur Islam, bahasa Yunani ataupun bahasa Jawa. Karena mengandung doa, nama seseorang bisa menentukan nasibnya. Nasib seseorang bisa bagus atau jelek ternyata juga bisa dipengaruhi oleh nama. Percaya atau tidak?
Psikolog dan Ahli Restrukturisasi Nama, Ni Kadek Hellen Kristy, mengatakan jangan main-main saat memberikan nama kepada anak. “Nama seseorang adalah sesuatu yang sangat penting dan enggak bisa diabaikan. Jangan menganggap apalah arti sebuah nama, atau menyepelekannya,” kata perempuan cantik ini kepada Okezone, belum lama ini.
Heleni, begitu dia akrab disapa, tertarik mendalami ilmu analisis dan restrukturisasi karena nama bukan sekadar kata tetapi bisa menentukan nasib dan hoki seseorang.
Dia menggunakan metode transpersonal psikologi dalam membaca nama seseorang. “Jadi setiap agama pun selalu mengajarkan nama adalah doa. Jadi namailah dia dengan baik. Dengan transpersonal psikologi, saya bisa mengatahui nama tersebut berdampak negatif atau positif bagi jalan hidupnya,” papar Heleni.