“Makanan yang memiliki angka IG tinggi akan dicerna dan diserap tubuh secara cepat sehingga menyebabkan gula darah melonjak dan menurun secara cepat dan membuat tubuh kehilangan energi lebih cepat,” paparnya.
Artinya, glukosa tidak cepat diserap tubuh dan dilepaskan secara perlahan ke aliran darah. Mengonsumsi buah kiwi bersamaan dengan karbohidrat mampu mengontrol kestabilan gula darah dan membantu menurunkan respons glikemik tubuh secara substansial.
Pengurangan ini disebabkan kombinasi efek komponen nonkarbohidrat pada buah kiwi yang mampu mengganti pati dengan fruktosa, sehingga memiliki potensi glikemik intrinsik yang jauh lebih rendah daripada glukosa yang berasal dari pati.
(Muhammad Saifullah )