Gara-Gara Makan Burger, Gadis Asal Korea Menderita Gagal Ginjal

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 07 Juli 2017 11:54 WIB
Ilustrasi (Foto: Asiaone)
Share :

HAMBURGER menjadi salah satu panganan yang banyak disukai. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, sepertinya cukup bisa menikmati makanan dengan daging di bagian tengahnya tersebut.

Namun, siapa sangka, hamburger juga bisa menjadi awal masalah besar bagi kesehatan seseorang. Seperti yang dialami gadis 4 tahun asal Korea. Dilansir dari AsiaOne, gadis tersebut menderita "Hamburger Disease" setelah mengonsumsi burger dengan daging patty tidak matang di salah satu gerai McD di wilayahnya.

Pengacara Hwang Da-Yeon menjelaskan, gadis tersebut mengidap sindrom uremik hemolitik setelah memakan burger McDonalds tersebut. Dijelaskan Hwang, McDonalds telah menyadari risiko daging yang belum matang pada burger, namun gagal untuk benar-benar memasak patty. Tak hanya itu, McD tidak memberikan pemberitahuan terlebih dahulu mengenai kemungkinan tersebut saat menjual pilihan Happy Meal untuk anak-anak.

Keluhan tersebut menyebut McDonald's melanggar peraturan keamanan pangan lokal dengan menyajikan daging yang terkontaminasi yang belum sepenuhnya matang.

Penggugat juga mengajukan permohonan meminta jaksa penuntut untuk menyelidiki dan menahan McDonald's Korea yang bertanggung jawab atas kasus putrinya. Sebab, karena masalah itu, puterinya kini menderita kerusakan ginjal yang tidak dapat diperbaiki lagi dan harus menjalani delapan sampai 10 jam dialisis peritoneal setiap hari.

"Saya tidak bisa mengembalikan waktu dan saya hanya bisa mengharapkan (anak perempuan saya) menjadi lebih baik," kata ibu korban. Menurut sang ibu, anak tersebut makan hamburger di sebuah gerai McDonald's di Provinsi Gyeonggi dan jatuh sakit sekitar 3 jam kemudian.

Dia dibawa ke unit perawatan intensif tiga hari kemudian, di mana dia didiagnosis menderita HUS, penyakit bawaan makanan yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Anak itu dipulangkan dari rumah sakit dua bulan kemudian, namun telah kehilangan 90 persen fungsi ginjalnya.

Dilaporkan terpisah, perwakilan McDonald's membantah adanya hubungan antara produk dan penyakit anak tersebut, dengan mengatakan bahwa daging tersebut dimasak dengan mesin untuk menghilangkan kesalahan manusia.

Pengacara tersebut meminta jaksa penuntut untuk mencari rekaman CCTV di dapur pada hari itu sebagai bukti.

Penyakit ini disebut "hamburger disease" karena sering disebabkan oleh bakteri dalam daging yang terkontaminasi dan biasanya berkembang pada anak-anak. Gejala penyakitnya meliputi diare berdarah, sakit perut, dan muntah.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya