“Daun pala dari makam raja itu tidak bisa tergantikan, kita tidak bisa mengambil sendiri, tetapi lewat abdi dalem,” ungkapnya.
Selama ini, sebenarnya juga bisa memanfaatkan duan pala dari luar Jawa. Namun, rasanya jauh beda dengan wedang uwuh berbahan daun pala dari makam Imogiri. Dijelaskannya, komposisi untuk membuat satu gelas wedang uwuh terdiri cengkeh, daun pala dari makam raja, kayu secang, kayu manis, gula batu, serta jahe.
Perkembangan salah satu jenis kuliner ini memang sangat cepat. Awalnya, masyarakat setempat hanya sekadar menyeduh minuman tanpa adanya nama khusus. Namun, dengan brand wedang uwuh sebagai produk khas dari Imogiri ini kini telah makin dikenal. Demikian ditulis situs Krjogja.
(Tuty Ocktaviany)