4 Perempuan Termulia di Dunia Sepanjang Sejarah, Siapa Saja Mereka?

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Jum'at 23 Juni 2017 00:07 WIB
Share :

JAKARTA – Kiprah kaum wanita dalam sejarah peradaban dunia tak dapat disepelekan. Rasulullah SAW sendiri mengakui komitmen mereka dalam memperjuangkan kebenaran. Pantang menyerah menghadapi setiap tantangan.

Tercatat empat wanita yang mendapat gelar perempuan termulia di dunia oleh baginda Rasul. Siapa sajakah mereka? Nabi Muhammad SAW bersabda: “Perempuan termulia di dunia ada empat, yaitu Maryam binti ‘Imran, Aasiyah istri Fir’aun, Khadijah binti Khuwailid dan Fatimah binti Muhammad.”

Maryam binti ‘Imran

Nama Bunda Maria Perawan Suci menoreh tinta emas dalam sejarah agama Kristiani sebagai ibu biologis Yesus. Selain tercatat dalam kitab Injil, Alquran menyebutkan nama Maryam sebagai salah satu Surah ke-19 dengan 98 ayat.

Dalam ajaran Islam, umat Muslim percaya bahwa Allah telah memilih Maryam untuk melahirkan seorang nabi Isa AS yang membawa ajaran Injil.

“Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata,”Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala perempuan di seluruh alam (pada masa itu). Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.” (Surah Al Imran: 42-43).

Kisah hidupnya juga tertulis dalam Alquran Surah Al ‘Imran yang juga merupakan nama sang ayah. Keluarga Imran telah dijanjikan oleh Allah SWT bersama keluarga nabi Adam, nabi Nuh, nabi Ibrahim menjadi keluarga terpilih melebihi segala umat dan sebagai teladan.

Maryam terlahir dari istri Imran yang bernazar bahwa janin dalam kandungannya kelak menjadi hamba yang amat berbakti kepada Tuhan. Ketika terlahir ke dunia, istri Imran pun menamainya Maryam (Mary) dan langsung mendoakannya agar diberi perlindungan hingga keturunannya kelak dari gangguan setan yang terkutuk.

Baca Juga: Agar Urusan Kita Selalu Dimudahkan, Bacalah Doa Ini

Nabi Zakaria pun menjadi pengasuh sekaligus pelindung bagi Maryam. Setiap kali Zakaria masuk menemui Maryam ke mihrab (tempat ibadah) selalu tersaji makanan di dekat Maryam duduk. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Maryam menjawab, “Itu dari Allah. Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.” (Surah Ali Imran: 37).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya