MATA menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Terjadi suatu kondisi yang abnormal, bisa saja menandakan suatu masalah. Sebut saja merasa rabun di salah satu.
Kondisi demikian tidak bisa dianggap sepele. Apalagi bagi Anda penderita diabetes. Gejala rabun pada bagian mata bisa saja menjadi awal terbentuknya diabetic retinopathy (DR) atau masalah pada pembuluh darah retina. Penyakit ini menyerang pembuluh darah karena dasar penyakitnya adalah diabetes, yang mana memang merusak sistem pembuluh darah di seluruh tubuh.
Dijelaskan Dokter Sub-Spesialis Retina Mata JEC @ Kedoya dr Referano Agustiawan, tidak ada gejala yang serius dari penyakit DR tersebut. Penglihatan penderita akan terganggu dengan adanya rabun. Bila tidak segera diatasi, masalah akan menjadi lebih kompleks sampai dengan kebutaan permanen.
"Semakin cepat deteksi dini, semakin cepat juga pencegahan penyakit tersebut," katanya saat ditemui di Aroma Sedap Resto Jakarta, Selasa (13/6/207). dr Referano juga menambahkan, ada penanganan yang bisa dilakukan pasien. Bisa dengan tindakan laser atau operasi. "Perlu diketahui, tindakan medis tidak bisa menyembuhkan masalah, tapi setidaknya bisa mencegah penderita mengalami kebutaan permanen," sambungnya.
Terkait dengan penyakit DR itu sendiri, dr Referano menyarankan bagi penderita diabetes yang tidak ingin memiliki penyakit tersebut untuk selalu menjaga pola makan. Melakukan tes gula darah secara rutin juga merupakan salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Sebab, bila tingkatan rabun sudah semakin parah, bahkan sampai pembuluh darah di retina pecah, tindakan medis pun tidak bisa menolong mata Anda.
(Helmi Ade Saputra)