Tips Mendaki Gunung saat Puasa

Annisa Aprilia, Jurnalis
Rabu 07 Juni 2017 09:25 WIB
Ilustrasi Naik Gunung (foto: Shutterstock)
Share :

MENDAKI gunung ketika berpuasa memang berbeda rasanya dibandingkan mendaki dihari biasa. Ketika berpuasa, rasa haus dan lapar akan menghantui para pendaki, karena ketika pendakian, tenaga akan terkuras. Lalu, bagaimana menyiasati pendakian selama puasa?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tips mendaki gunung ketika sedang berpuasa.

1. Saat sahur sebaiknya makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi dan oat. Mengonsumsi mi instan tidak disarankan karena justru akan membuat kerongkongan cepat kering dan haus disiang harinya.

2. Tidak mengemas barang berlebihan. Bawalah barang-barang yang penting saja tanpa memberatkan pundak. Jangan lupa juga untuk membawa alat solat, agar tetap dapat menjalankan salat fardhu saat pendakian.

3. Memilih waktu pendakian yang tepat. Menentukan waktu mendaki sangat penting, agar pendakian tidak terasa berat. Biasanya, pendakian bisa dimulai saat sore hari pukul 4, malam hari setelah tarawih, atau setelah sahur dan salat subuh.

4. Memilih gunung dengan jalur pendakian yang landai. Penentuan jalur juga dapat memengaruhi kemampuan dan tenaga saat mendaki. Jalur yang terlalu curam dapat membuat tubuh cepat lelah dan capai, akibatnya haus dan lapar akan cepat datang. Pilihlah gunung dengan kemiringan kurang dari 30 derajat.

5. Kenali kemapuan fisik sendiri. Jangan memaksakan untuk sampai di puncak. Jika sudah dirasa tidak mampu lagi untuk mendaki, maka berhentilah dan lanjutkan ketika sudah merasa segar kembali. Jangan sampai membatalkan puasa Ramadan, karena hukum dari puasa Ramadan itu wajib dan berdosa jika tidak dilaksanakan.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya