Pendapat Ibnu Katsir menegaskan pula bahwa Nabi Adam AS berpuasa selama tiga hari setiap bulannya sepanjang tahun, yaitu puasa putih (abyad). Sebagian pendapat mengatakan bahwa Nabi Adam berpuasa pada 10 Muharram sebagai rasa syukur bertemu kembali dengan istrinya di Arafah.
Pendapat lain menyatakan Nabi Adam berpuasa 40 hari 40 malam setiap tahunnya. Sedangkan lainnya menyebutkan beliau berpuasa untuk mendoakan sang putra. Dikatakan pula beliau berpuasa setiap hari Jumat untuk mengenang peristiwa penciptaannya, hari diturunkannya beliau oleh Allah dari surga dan hari pertobatannya setelah makan buah khuldi.
Hadist riwayat Bukhari menyatakan: "Sesungguhnya Allah menjadikan Adam pada hari Jumat, diturunkan ke bumi pada hari Jumat, dia bertobat atas dosanya makan buah khuldi pada hari Jumat dan wafat pun pada hari Jumat."
Wallahu 'allam bishawwab.
(Muhammad Saifullah )