HIPERTENSI menjadi momok penyakit yang menyerang masyarakat modern. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti hipertensi. Sebagian besar, hipertensi dapat dicegah dengan tidak merokok, membatasi asupan alkhol, dan menjalankan pola hidup sehat.
Namun, ada sebagian mitos menimbulkan miskonsepsi mengenai hipertensi. Melansir laman The Hans India, Jumat (19/5/2017), dr Santosh Kumar Dora, kardiolog senior di Asian Heart Institute, Mumbai, mengungkap beberapa mitos soal hipertensi berikut ini.
Tidak ada gejala yang berarti
Sebagian besar penderita hipertensi tidak memiliki gejala apapun. Gejala yang timbul bisa berupa sakit kepala, pusing, dan tidak enak badan. Bila tidak diobati, hipertensi dapat menyebabkan masalah serius, seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, dan masalah mata.
Hipertensi perlu dideteksi secara dini dan diobati ssegera mungkin, American Heart Assocation menyarankan setiap orang untuk memeriksa tekanan darah setidaknya setiap dua tahun.