Penanganan obesitas
Obesitas harus ditangani dengan tepat untuk menghindarkan anak dari berbagai penyakit hingga dewasa nanti. Penanganan obesitas pada anak dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain penanganan perilaku berbasis keluarga dalam hal makan, mengurangi lemak dan diet, modifikasi gaya hidup, aktivitas fisik, konsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, dan terakhir adalah operasi atau pembedahan pada kasus obesitas yang ekstrim.
"Tindakan operasi hanya disarankan jika pengoban lain gagal, dan jika anak telah melalui pubertas, atau dia sangat gemuk da memiliki masalah kesehatan lainnya. Operasi harus dimulai dengan mempelajari riwayat kesehatan sang anak," jelas Dr Marlyn.
Bedah Bariatrik merupakan teknik operasi pengecilan dan bypass lambung yang bertujuan untuk menurunkan berat badan dalam mengatasi obesitas. Di negara maju, bedah bariatrik sudah umum dilaksanakan karena terbukti efektif menurunkan berat badan yang dapat bertahan dalam jangka panjang.
Metode bedah Bariatrik dilakukan dengan teknik laparoskopi atau minimal invasif, yaitu operasi dilakukan melalui lubang sayatan kecil berukuran 1 cm sebanyak 3-4 buah. Keuntungannya adalah rasa nyeri sangat berkurang, dan bekas luka sayatan sangat kecil, sehingga bekas operasi hampir tidak terlihat.
"Perubahan bentuk lambung, berkurangnya asupan dan penyerapan makanan serta peningkatan hormon inkretin menyebabkan gula darah terkontrol pasca operasi. Setelah operasi, tubuh pasien akan memberi respon positif dan efisien dalam mengatur pola keseimbangan kadar gula darah," papar dokter spesialis bedah, Dr Handy Wing, Sp.B, FBMS, FINACS, FICS.
Kriteria pasien untuk melakukan operasi penurunan berat badan adalah dengan memakai tolak ukur, indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 35. IMT lebih dari 35 mengindikasikan kelebihan 45 kg di atas berat badan ideal untuk pria atau kelebihan 36 kg di atas berat badan ideal untuk wanita.
Jadi, seseorang dengan IMT lebih dari 35, apalagi disertai berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan napas dan penyakit kardiovaskular merupakan kandidat ideal untuk operasi ini.
Tapi, tidak semua penyandang obesitas dengan diabetes dianjurkan menjalani operasi bariatrik. Kandidat ideal adalah pasien di bawah 60 tahun, dengan kondisi belum terlalu lama menderita diabetes, serta memiliki fungsi pankreas yang cukup baik.
(Helmi Ade Saputra)