Hanya mitos belaka jika ada yang percaya bahwa tidak menuruti keinginan ngidam ibu hamil akan menyebabkan bayi mengeluarkan air liur terus menerus saat lahir nanti. Tidak ada korelasi antara kedua hal tersebut.
Konsultasikan dengan dokter kandungan tentang ngidam yang kamu derita. Misalnya jika kamu sudah memiliki bakat diabetes, abaikan jika ngidam sesuatu yang sangat manis. Begitu juga jika menginginkan makanan yang tinggi lemak dan karbo, lebih baik dihindari dan digantikan dengan makanan yang lebih sehat, misalnya buah-buahan dan sayur.
Sebenarnya, ibu hamil yang sehat tidak menunjukkan adanya gejala kelainan, diperbolehkan makan apa saja asalkan tidak berlebihan. Namun ada beberapa pantangan yang memang harus benar-benar dihindari, seperti misalnya minum susu tanpa pasteurisasi, daging mentah, rokok, alhokol, kafein terlalu banyak, dan membaui bahan kimia tertentu.
Memang ibu hamil membutuhkan nutrisi lebih untuk memberikan asupan juga kepada bayi. Namun, bukan berarti ibu hamil boleh makan sebanyak-banyaknya. Rata-rata, kebutuhan nutrisi ibu hamil hanya satu setengah kali lipat dari biasanya sebelum hamil. Itu pun lebih baik porsi karbohidrat tetap namun berpanyak protein dan sayuran serta buah-buahan.
Jangan lupa tetap berkunjung ke dokter secara rutin untuk mengetahui keadaan terkini janin dan kesehatan ibu. (qlh)
(Tuty Ocktaviany)