Ingin semakin bikin sang robot jadi beneran nyata, pabriknya bahkan sudah menyiapkan aplikasi Harmony AI yang akan mempelajari pola “hubungan” dengan robot itu untuk kemudian mewujudkan “kepribadian” apa yang ingin dilakukan pengguna ke si Samantha.
“Banyak dari klien kami punya imajinasi masing-masing terhadap robot seks mereka. Dengan Harmony AI ini mereka akan bisa menciptakan kepribadian itu alih-alih membayangkan,” kata Matt Mc. Muller, CEO RealDoll dikutip Daily Mail.
(Renny Sundayani)