"Tapi, kalau eyangnya saudara, sebaiknya tidak dilakukan, karena penyakit reresif (genetik) akan muncul," tambahnya.
Lebih lanjut, Dr Damayanti menyebutkan, jika sudah ada riwayat keluarga, maka akan lebih mudah mencegahnya. Misalnya, suami pernah mempunyai penyakit genetik, ketika menikah bisa dilihat apakah dua-duanya ada kelainan genetik.
"Bukan tidak boleh menikah, boleh saja menikah, hanya persiapannya harus mendapatkan anak yang tidak sakit, teknologi sudah maju sekali, bisa menggunakan bayi tabung," jelasnya.
(Helmi Ade Saputra)