Barang-Barang Antik dan Bersejarah di Gereja Sion

Tentry Yudvi, Jurnalis
Jum'at 24 Februari 2017 13:31 WIB
Gereja Sion, Jakarta (foto: Tentry Yudvi/Okezone)
Share :

GEREJA Sion merupakan gereja tertua di Jakarta. Arsitektur kuno, dan relief bangunan khas Belanda masih terpampang nyata ketika menyambangi bangunan tua ini.

Gereja inilah yang menjadi saksi biksu di mana dulunya ada tembok Batavia yang dipasang Belanda, dan gereja ini dibangun di luar tembok tersebut untuk digunakan sebagai tempat beribadah tawanan Portugis. Usianya pun sudah 300 tahun, namun bangunan megah ini masih terlihat kokoh dan rapih.

Kendati begitu, ketika memasuki wilayah gereja akan banyak sekali Anda menemukan barang-barang bersejarah yang unik, bahkan antik tersimpan di penjuru ruangan. Begitu luar biasa peninggalan sejarah di sini.

Intip yuk benda-benda sejarah yang tersimpan di Gereja Sion :

Kursi umat

Saat menginjakan kaki ke dalam gereja, Anda akan disambut dengan puluhan kursi kayu pendek dan kecil. Rupanya kursi ini sudah ada sejak gereja dibuat, namun masih kokoh dan tidak lapuk.

Ada juga kursi panjang seperti di balai persidangan, dan kursi kecil setengah bundar. Kursi tersebut biasanya digunakan oleh majelis di zaman itu, dan masih sangat terjaga.

Kursi pejabat VOC

Kursi ini berada di pojok ruangan, sebelah kursi panjang. Kursi lebih tinggi dibandingkan kursi umat, dan bentuknya gagah. Dari sejarah, kursi ini dulunya digunakan pejabat VOC ketika datang berdoa di gereja.

Bentuknya juga masih kokoh, dan tidak lapuk. Kursi itu kini tidak digunakan karena untuk menjaga dan melestarikan nilai sejarah yang dituangkan di atas kursi.

Mimbar cawan

Di tengah gereja ada sebuah mimbar dengan siluet seperti cawan, dengan ukiran perunggu yang terlihat sudah usang, namun masih kokoh. Cawan itu kemudian ditutupi oleh sebuah kanopi tinggi dengan dua pilar.

Cawan ini juga sudah lama , dan merupakan bentuk sumbangan untuk gereja yang diterima di abad ke 18. Masih sangat kokoh, dan juga megah sekali mimbarnya.

Plakat

Jika melihat di bagian dinding ada beberapa pajangan, yang ternyata itu merupakan sebuah plakat bersejarah, di mana orang penting dan elite jaman dulu memasang plakat sesuai dengan kelas mereka.

Plakat kecil merupakan persembahan dari tokoh-tokoh di Belanda. Sedangkan plakat yang besar merupakan persembahan dari gubenur Belanda saat itu.

Prasasti

Ada beberapa prasasti yang bisa dilihat sekitar sini. Di antara di bagian halaman, di mana ada kuburan Hendric Zwaardecroone. Katanya, waktu sebelum meninggal ia ingin dikuburan di tengah orang biasa.

Kemudian di bagian dalamnya, ada sebuah prasasti besar berwarna emas. Ini merupakan makam dari Gubernur Jendral Carel Rienersen dan istrinya Judith Barra van Amstel Dam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya