WISATA di Kalimantan Utara mungkin masih jarang didengar oleh wisatawan, sebab promosi wisata yang masih kurang. Namun, di sana ada taman konservasi yang bisa disambangi.
Ialah Taman Konservasi Bekantan dan Mangrove yang berada sekitar 1 km dari kota Tarakan, dan bisa dituju dengan menggunakan akses tol. Lantas apa keistimewaan wisata di sana?
Lokasi ini merupakan habitat hewan langka keluarga monyet jenis proboscis yang disebut sebagai Bekantan. Ciri-cirinya ia memiliki hidung panjang dan perut lebar. Biasanya banyak ditemukan di kawasan Borneo.
Keunikan monyet ini terlihat dari bulunya berwarna cokelat dan terkadang dikenal sebagai Monyet Arborial Tertua di dunia. Mereka juga biasanya berhabitat di dekat dengan sumber mata air dan perenang yang baik.
Sebagaimana dikutip dari Indonesia travel, spesies ini tidak agresif sehingga dilindungi oleh IUCN sejak mereka masuk kategori hewan langka yang terancam punah. Dan, habitatnya juga tersebar di Danau Sentarum, Gunung Palung, Tanjung Puting, dan Kutai.
Taman konservasi ini baru disahkan Wali Kota Tarakan Jusuf SK. Sebab, ia melihat jika hutan mangrove seluas 9 hektar itu butuh perlindungan.
Bagi Anda yang ingin jalan-jalan dan melihat Bekantan lebih baik datang ke lokasi ini sekira pukul 11.00 Wita hingga 14.00 Wita. Mereka biasanya akan datang untuk memakan pisang dan jangan lupa didampingi pawang. Demikian seperti dilansir indonesia.travel, Senin (20/2/2017).
(Fiddy Anggriawan )