Mengenal Keraton Surosowan yang Jadi Benteng Pertahanan Banten

Erika Kurnia, Jurnalis
Kamis 16 Februari 2017 20:33 WIB
Benteng di Keraton Surosowan, Banten (foto: Erika Kurnia/Okezone)
Share :

JIKA Anda ingin belajar sejarah Kerajaan Banten, Anda bisa datang ke kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Serang. Di sana ada beberapa situs reruntuhan kejayaan masa lalu, yang di antaranya adalah Keraton Surosowan.

Keraton Surosowan kini sekilas seperti taman rakyat yang dikelilingi rerumputan hijau di tanah yang luas. Tempat ini juga bertetangga dengan Museum Banten Lama dan Masjid Agung Banten dan memiliki luas sekira 3 hektare.

Situs yang dulu disebut juga Gedong Kedaton Pakuwan, dibangun oleh Maulana Hasanudin, raja pertama Banten antara 1552-1570. Situs ini unik karena dibangun dari batu bata merah dan batu karang pada masa pemerintahan Maulana Yusuf, raja kedua Banten antara tahun 1570 sampai 1580.

menara masjid agung banten terlihat diantara reruntuhan keraton surosowan, banten lama #indonesia #solobackpaker #traveling #trip #wonderfulindonesia

Sebuah kiriman dibagikan oleh Punta Yoga A (@puntayoga) pada Nov 26, 2016 pada 11:55 PST

Dari peta lama diketahui bahwa Komplek Keraton Surosowan ini dikelilingi oleh parit atau kanal yang fungsinya sebagai pertahanan pada abad ke-17. Pembangunan menjadi benteng dilakukan pasca penghancuran oleh Belanda pada 1680.

Uniknya, seperti dikutip dari Indonesia Kaya, pembangunan tersebut dulakukan atas bantuan ahli bangunan berkebangsaan Belanda, Hendriuk Lucasz, yang kemudian masuk Islam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya