SEMENTARA Anda menutupi hidung dengan masker untuk melindungi diri dari polusi, apa yang Anda gunakan untuk melindungi mata? Tak hanya sistem penapasan, mata yang terpapar polusi bisa menimbulkan iritasi hingga infeksi.
Dr Rahul Ali, ahli kesehatan mata di Organisasi Orbis, India, menyebutkan efek buruk polusi terhadap kesehatan mata, dilansir dari Thehealthsite, Minggu (29/1/2017).
Mata kering
Sama seperti Anda terlalu lama menatap layar komputer berjam-jam, polusi bisa berakibat pada mata kering. Polusi udara juga menyebabkan sindrom mata kering karena memberi pengaruh pada kornea. Mata kering biasanya ditandai dengan sensasi gatal dan terbakar pada mata.
Konjungivitis
Debu dan polusi dapat memicu terjadinya konjungivitis pada mata. Kondisi ini ditandai dengan adanya iritasi mata. Biasanya mata akan memerah dan kelopak mata membengkak.
Alergi
Polusi dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama pada mereka yang memiliki mata sensitif. Biasanya, alergi yang timbul menyebabkan mata merah, gatal, dan berair. Bila Anda mengalaminya, segera cari pertolongan medis pada ahlinya.
Sensitivitas cahaya
Polutan dapat memengaruhi kornea dan iris mata, sehingga menyebabkan peningkatan kepekaan terhadap cahaya. Hal ini membuat seseorang merasakan ketidaknyamanan saat melihat cahaya terang. Dalam beberapa kasus, polutan menyebabkan pandangan mata kabur. Biasanya gejala ini akan reda dalam beberapa waktu.
Infeksi mata
Fotokimia dari asap kendaraan bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan mata. Tak hanya itu, polutan ini dapat mencetuskan risiko infeksi mata. Sebagai pencegahan, tak ada salahnya Anda menggunakan kacamata untuk melindungi mata dari serangan polutan.
(Santi Andriani)