• Jangan gunakan lampu pemanas untuk menghangatkan tubuhnya
• Jangan berikan minuman atau makanan untuk dikonsumsi jika orang tersebut tidak sadarkan diri
• Jika tak ada sumber panas yang tersedia, koyo atau kompres panas bisa ditempelkan di dada, ketiak, leher, dan pangkal paha; namun ini dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.
Mencoba untuk menghangatkan tubuh yang sedang menderita hipotermia dengan air panas, pijat, kompres hangat, dan lampu panas dapat menyebabkan pembuluh darah di lengan dan kaki membuka terlalu cepat. Hal ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah ke organ-organ vital seperti otak, jantung, paru-paru dan ginjal, secara dramatis dan berpotensi menyebabkan serangan jantung dan bahkan kematian.
Bagaimana cara menghindari hipotermia?
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hipotermia. Langkah-langkah sederhana dapat membantu, seperti memakai pakaian hangat yang tepat dalam cuaca dingin dan memastikan bahwa anak-anak terlindungi dengan ketika mereka pergi ke luar.
Kenakan topi atau pelindung lainnya untuk mencegah panas tubuh melarikan diri dari kepala, wajah dan leher. Lindungi tangan Anda dengan sarung tangan tebal. Usahakan agar tubuh tetap selalu kering. Berhati-hatilah untuk menjaga tangan dan kaki tetap kering, karena mudah untuk air dingin untuk masuk ke sarung tangan dan sepatu bot. Lepas pakaian basah sesegera mungkin, misalnya setelah berenang atau kebanjiran.
Jangan minum alkohol jika Anda akan berlama-lama berada di luar ruangan selama cuaca dingin atau sebelum tidur di malam yang dingin. Bila mungkin, awasi tetangga yang sakit dan orangtua untuk memastikan bahwa rumah mereka tetap hangat saat cuaca dingin.
(Tuty Ocktaviany)