TAK hanya terkenal sebagai pulau seribu pantai, menjelang akhir pekan kamu juga bisa menikmati liburan berwisata di alam dengan menjelajahi bukit-bukit, air terjun yang cukup terkenal di Kepulauan Provinsi Bangka Belitung.
Seperti Bukit Maras, tepatnya berada di Desa Rambang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, dan Bukit Matras di Desa Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk lebih jelasnya, yuk simak beberapa ulasan singkat perjalanan Okezone menjajaki kaki di kaki Bukit Maras dan Bukit Matras yang cukup booming di Bangka Belitung.
Bukit Maras
Bukit ini salah satu aset wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Terutama oleh mereka para hiking, berkemah, dan pendaki.
Ketika berada di kota Sungailiat, Kabupaten Bangka jarak tempuh untuk mencapai ke bukit Maras kurang lebih sekira 70 kilometer.
Untuk menuju bukit Maras, pertama kita akan disajikan oleh pemandangan Air Terjun Bukit Maras usai melewati pedesaan yang asri dengan rimbunnya pepohonan.
Pintu masuk wisata Air Terjun Bukit Maras berada di Desa Dalil, letaknya sekira 3,5 kilometer dari kawasan "Rimbe Mambang" hutan lindung di Desa Dalil.
Agar bisa sampai ke lokasi Air Terjun, saya mengendarai kendaraan roda dua melewati perkebunan sawit dengan waktu tempuh sekira 15-20 menit, hingga sampai ke titik pemberhentian pertama di dalam hutan lindung lalu memarkir kendaraan dengan biaya Rp10 ribu.
Karena tidak bisa diakses sepeda motor, perjalanan kemudian dilanjutkan berjalan kaki dengan jarak tempuh waktu sekira 20-30 menit. Saya menyusuri hutan, sambil menikmati pemandangan udara sejuk oleh pepohonan tinggi teduh terlindungi tak ayal sesekali mengabadikan momen dengan berfoto.
Selama perjalanan, saya juga melewati kawasan hutan tropis dan menyeberangi anak sungai yang telah diberikan jembatan dari batang pohon cukup besar. Usai melewati anak sungai, baru lah melihat Bukit Maras dan pemandangan di alam terbuka sambil mengambil beberapa foto terbaik di gerbang kecil bertuliskan Air Terjun Bukit Maras.
Gerbang tersebut menandakan bahwa perjalanan ke lokasi Air Terjun semakin dekat, sekira membutuhkan waktu 15-20 menit yang juga melewati hutan, pohon rimbun hijau, bebatuan, dan lintasan air mengalir ke hilir yang jernih dan dingin.
Untuk mengurangi letih, saya membasuh muka dengan dinginnya aliran air terjun tersebut, dan akhirnya sampai ke lokasi Air Terjun Bukit Maras. Tak hanya di situ, setelah puas menikmati pemandangan air terjun dan mandi, saya kemudian berjalan ke atas agar bisa sampai ke puncak air terjun bukit Maras dengan kondisi jalan cukup licin, dan tentunya harus berhati-hati.
Bukit Matras
Bukit satu ini terletak di desa Matras, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka yang terletak disebelah Timur Laut Kepulauan Provinsi Bangka Belitung.
Untuk dapat menempuh ke tempat wisata bukit Matras (Matras Hill), saya menggunakan kendaraan roda dua. Tak perlu cemas, sesampainya di desa Matras sudah ada tertera petunjuk untuk masuk ke lokasi bukit, terletak di pinggir jalan sebelum menuju pantai Matras dan pantai Parai Tenggiri.
Memasuki gang kecil, akan menjumpai jalanan yang berkelok, kanan kiri jalan penuh semak-semak ilalang dengan jarak tempuh sekira 100-110 meter dari jalan pinggiran aspal desa Matras.
Setelah sampai saya memarkir kendaraan roda dua yang telah disediakan oleh warga setempat dengan biaya Rp5 ribu. Kemudian barulah mendaki tanjakan yang tidak terlalu tinggi. Untuk bisa sampai di puncak bukit Matras membutuhkan waktu sekira 15-20 menit hingga sampai di atas bukit dengan medan jalan menanjak dan berkelok-kelok.
Sepanjang perjalanan menuju bukit akan menemui pepohonan dan batu granit besar tersusun. Sesampainya di atas bukit Matras sekira pukul 15.00 WIB, saya disuguhi pemandangan panorama alam laut, seperti pantai Matras, Turun Aban, dan Parai dari ketinggian kurang lebih mencapai 250-350 meter di atas bukit Matras.
Tak mau ketinggalan momen penting, saya pun langsung bergegas dan menangkap beberapa jepretan foto-foto untuk diabadikan sambil menunggu sinaran langit senja alias sunset di atas bukit Matras. Tentunya mengasyikan.