Sementara itu, penduduk desa di Kabupaten Melawi memiliki kegiatan sehari-hari untuk bercocok tanam pohon karet. Keberadaan anak-anak di sana juga cukup banyak yang tentunya menjadi harapan bangsa.
Wilayah tersebut sudah lama mengalami kekurangan air bersih. Angka penyakit diare tergolong tinggi di sana, karena penduduknya sering mengonsumsi air kotor tanpa direbus lebih dulu. Bahkan, angka kejadian diare masuk tiga besar di Provinsi Kalimantan Barat.
"Kami salurkan air bersih lewat tim Wahana Visi untuk membagikan di Kalimantan Barat. Awalnya kami menargetkan sembilan juta liter air bersih. Tapi dapatnya lebih dari itu yaitu 22 juta liter air bersih," ujar Direktur Protect & Gamble Home Products Indonesia Nararya Soeprapto, pada kesempatan sama.
Pembagian air bersih ini dimulai 1 Januari 2017 mendatang. Selain berbagi air, penduduk Kabupaten Melawi juga akan mendapatkan edukasi pentingnya menggunakan dan konsumsi air bersih.
"Edukasi juga kita lakukan, karena membantu menurunkan angka kesakitan terutama diare di sana," tutup Agnes.
(Helmi Ade Saputra)