Yavadvipa, Gaya Batik untuk Semua Kalangan

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2016 16:51 WIB
Alleira fashion show (foto: instagram)
Share :

SEJAK ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), batik kian populer di kalangan masyarakat. Bahkan, kini batik sudah tak identik dengan hal yang kuno atau hanya dikenakan oleh orang-orang tua saja.

Melainkan sudah bisa dikenakan dengan gaya modis untuk semua kalangan, mulai dari pria dan wanita dewasa, remaja, hingga anak-anak. Hal ini seperti yang ditampilkan dalam parade busana Alleira Batik di Segara Ballroom, Dharmawangsa Hotel.

Keindahan warisan budaya Indonesia, yaitu batik khas Cirebon, Yogyakarta, dan Lasem menjadi fokus peragaan kali ini. Mengusung motif kekayaan budaya Jawa dengan tema 'Yavadvipa', batik-batik tersebut dituangkan dalam berbagai material, seperti kain tenun ATBM, supersilk, katun, jacquard, tafetta, dan suede menghasilkan 42 looks yang berbeda.

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50.0% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/BLOQ7LijOzV/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A photo posted by Alleira Batik (@alleira_batik)</a> on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2016-10-06T13:18:50+00:00">Oct 6, 2016 at 6:18am PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>

Potongan yang dihadirkan beragam, mulai dari potongan boxy, short jaket, coat, hingga loose dress dikreasikan dengan berbagai corak dan motif batik. Ada pula berbagai gaya jumpsuit, fitted dress, A line dress, crop top, dan long coat. Semuanya tersaji dalam warna-warna klasik tempo doeloe yang diselaraskan dengan warna-warna masa kini sehingga memberikan tampilan yang modern dan chic.

Peragaan kali ini ditampilkan dalam enam sekuen. Parade busana dibuka dengan mengusung tema Java for Charity, berupa stola dan kemeja batik. Menariknya, stola dan kemeja batik dikenakan oleh pesohor Tanah Air, seperti Mien Uno, Nur Asia Uno, Widyawati, Rima Melati, Ninik L Karim, Saleh Husein, dan Linda Amalia Sari Gumelar.

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50.0% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/BLORN7SjPCS/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A photo posted by Alleira Batik (@alleira_batik)</a> on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2016-10-06T13:21:24+00:00">Oct 6, 2016 at 6:21am PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>

Di sekuen kedua, menampilkan batik khas Cirebon dalam koleksi bertajuk Mega Barong. Koleksi ready to wear bersiluet sederhana yang terinspirasi dari motif Mega Mendung, seperti fit and flare, boxy, A line, dan potongan longgar.

Bertajuk 'Paksi Ageng', sekuen ketiga menghadirkan koleksi batik Lasem yang khas memadukan dua kebudayaan antara penduduk lokal dengan Tionghoa. Motif burung hong, motif watu pecah, sekar jagad, memberi tampilan yang mewah dan unik. Warna yang dihadirkan mulai dari merah, biru, dan putih, yang dipadu dengan hitam, biru, cokelat muda, dan merah marun. Detail asimetris, high collar, serta drapped yang tersemat pada beberapa bagian pada atasan, celana panjang, dan dress berpotongan longgar.

Sekuen berikutnya, Alleira Batik menampilkan koleksi anak-anak menggunakan motif Cirebon, Lasem, dan Jogja, dalam potongan kemeja, blazer, outerwear, dress berpotongan lebar dengan nuansa warna earth tone.

Kemudian, masih dalam kain batik Jogja, Cirebon, dan Lasem, pada sekuen kelima menampilkan sarimbit atau busana motif sama (kembar) untuk ibu dan anak. Dalam sekuen ini, Annisa Pohan dan Aira Yudhoyono selaku duta lokal Alleira Batik tampil dalam busana yang sama.

Terinspirasi dari kemegahan Candi Borobudur yang kaya akan relief-relief, Alleira Batik menciptakan rangkaian desain bertema 'Caraka Jogja'. Di sekuen ini berbagai permainan motif lar atau sayap burung, ilustrasi candi Borobudur yang dipadukan dengan motif tradisional Parang, Kawung, serta motif aksara Hanacaraka. Seluruhnya ditampilkan dalam pilihan material, seperti hand woven silk, supersilk, dan organza. Koleksi ini terlihat ringan dengan siluet dress, celana panjang, atau pun kulot dalam variasi warna. Mulai dari mocca, dark brown, orange, terracotta, navy blue, ash blue, abu-abu, silver, hitam, dan putih.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya