Hantavirus pulmonary syndrome biasanya ditularkan oleh hewan pengerat (tikus) melalui air liur, urin, hingga kotorannya. Hantavirus menyebabkan gejala seperti sakit kepala, menggigil, muntah, diare, sakit perut, muntah, serta nyeri otot. Pada kasus yang serius, seseorang dapat mengalami sesak napas. Belum ada obat yang ditemukan untuk menangani hantavirus. Namun, perawatan yang intensif dapat mendukung kesembuhan pasien yang terifeksi.
Toksoplama
Memiliki kontak dengan tinja kucing yang terinfeksi, dapat membuat seseorang berisiko menderita toksoplamosis. Gejala zoonosis dari penyakit ini meliputi infeksi kelenjar getah bening, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Jika wanita hamil terinfeksi toksoplasma, dapat memengaruhi kesehatan sang bayi.
(Helmi Ade Saputra)