PADA beberapa masakan dan kue, kadang pada resep tertulis krim sebagai salah satu bahan baku. Ternyata krim memiliki jenis yang cukup banyak dan masing-masing krim memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda. Misalnya saja untuk jenis whipping cream dan heavy cream, apa bedanya? Yuk cari tahu.
Dilansir dari AllRecipe, Jumat (19/8/2016), berikut perbedaan antara whipping cream dan heavy cream.
Heavy cream
Heavy cream dikenal juga dengan sebutan krim kental. Krim yang satu ini memiliki volume yang berat, mudah dibentuk dan memiliki tekstur lembut. Heavy cream sangat cocok digunakan sebagai campuran atau hiasan pada makanan penutup.
Krim kental memiliki lebih banyak kandungan lemak susu dibanding whipping cream. Heavy cream memiliki lebih banyak kandungan kalori dan lemak. Beberapa bahan bisa dijadikan campuran dalam krim kental seperti kacang-kacangan.
Whipping cream
Jika dibandingkan dengan heavy cream, whipping cream memiliki volume yang lebih ringan sehingga kurang kokoh jika dijadikan dekorasi untuk topping kue. Whipping cream cocok diaplikasikan sebagai topping atau bahan pengisi pada makanan penutup.
Whipping cream memiliki kandungan lemak yang lebih rendah sehingga lebih aman dikonsumsi orang yang khawatir akan tingginya kandungan lemak. Krim lembut ini sering diaplikasikan pada salad buah, saus cocolan, dan juga topping dessert. Kelemahan whipping cream adalah tidak kuat pada suhu yang panas.