SEJAK 50 tahun terakhir, frekuensi perang di sejumlah negara sudah berkurang. Jumlah pasukan militer di dunia juga demikian, karena itu banyak dari mereka butuh teknologi baru pada seragam militer yang dikenakan.
Misalnya, di negara Eropa yang kini membutuhkan rancangan seragam militer antiserangga. Lantas, bagaimana dengan di Tanah Air?
Baju militer antiserangga sejatinya sengaja dirancang bagi pasukan militer Eropa yang hendak bertugas di negara-negara tropis yang banyak terdapat serangga pembawa penyakit. Misalnya saja, nyamuk penyebab malaria sampai demam berdarah.
Pasukan militer Eropa yang notabene tak terbiasa akan nyamuk tersebut, ternyata makin butuh baju militer antiserangga. Pasalnya dari penelitian yang mereka lakukan, serangga jenis nyamuk pembawa penyakit tersebut cukup ditakuti lantaran jadi penyebab kematian pasukan militernya.