“Wisatawan Rusia cukup terobsesi dengan pantai. Ini karena mereka tinggal di kawasan landlock, di mana bagian utara terlalu dingin dan bagian selatan terlalu jauh. Sehingga mereka cukup penasaran dengan pantai,” terang Wahid.
Selain itu, terdapat pula destinasi lain yang menjadi primadona di kalangan warga Rusia, yakni Lombok dan Yogyakarta. Tak jarang, banyak warga Rusia yang memilih tinggal dalam waktu yang lama di Bali atau Lombok.
“Selain Bali, kini wisatawan Rusia sudah mulai mengenal Lombok dan Yogyakarta untuk melakukan wisata,” imbuh pria yang sudah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Rusia selama kurang lebih tiga bulan itu.
Lantaran nama Indonesia masih dirasa kurang populer dibandingkan Bali, Wahid pun berpikir untuk mengajak orang Indonesia membangun restoran atau kafe dengan menyisipkan nama Bali. Dengan mengusung nama Bali, tentu masyarakat Rusia akan jauh lebih tertarik.
“Oleh karena itu, saya berpikir, kita bikin kafe atau restoran dengan nama Bali, pasti laku. Karena memang nama Bali sangat familiar sekali di telinga mereka,” jelas Wahid.