SETIAP negara memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari suku bangsa, bahasa, hingga gaya berbusana yang tentu berbeda-beda.
Soal gaya berbusana, umumnya hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal. Termasuk karakteristik penduduknya, seperti budaya, postur tubuh, dan faktor internalnya, yakni kondisi lingkungan sekitar yang turut berpengaruh, suhu udara, misalnya.
Lalu, bagaimana dengan gaya berbusana masyarakat Rusia? Menurut Duta Besar Republik Indonesia untuk Moskow, M Wahid Supriyadi, masyarakat wanita Rusia tergolong modis sama seperti Indonesia.
“Masyarakat wanita Rusia cukup modis, berbeda dengan masyarakat Timur Tengah yang cenderung kerap menggunakan abaya. Mereka suka menggunakan turban sebagai pelengkap penampilan, atau terkadang kain untuk turban dikenakan di leher dibuat syal,” papar M Wahid Supriyadi, kala berbincang-bincang dengan Okezone, di Jakarta Pusat, belum lama ini.
Ya, menjadi salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di Eropa, membuat gaya busana masyarakat Rusia mengarah pada gaya modest wear atau pakaian santun. Tak heran jika sebagian besar masyarakat wanita Rusia menggunakan turban sebagai pelengkap penampilannya. Soal warna, menurut perancang mode Ferry Sunarto, mereka menyukai warna-warna yang cerah.
Berbeda dengan wanita, untuk masyarakat pria Rusia cenderung menggunakan busana yang biasa-biasa saja. Di mana gaya berbusana mereka sama seperti pria muslim pada umumnya.
“Kalau yang pria sama saja, pakai topi peci dan pakaian koko,” tutup pria asal Kebumen, Jawa Tengah, itu.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.