KASUS Vaksin palsu membuat resah orang tua. Pemerintah meminta agar orang tua jangan terlalu panik dengan persoalan ini.
Hal ini diutarakan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi untuk tidak panik. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi masalah vaksin palsu ini.
"Saya pastikan pemerintah hadir dalam kasus ini. Langkah konkrit yang dilakukan saat ini ialah melakukan vaksinasi ulang. Program ini dianggap sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi paparan dampak vaksin palsu," ungkapnya kepada Okezone, baru-baru ini.
Oscar meyakini PT. Bio Farma sebagai produsen vaksin dengan kemampuannya tidak hanya menyalurkan vaksin ke pemerintah melainkan hingga luar negeri.
"Dengan melihat hingga sekarang 95 persen, balita di Indonesia tercover imunisasi. Sebaliknya jumlah peredaran vaksin palsu itu sendiri hanya satu persen dari jumlah vaksin dasar yang dibutuhkan bagi anak Indonesia," jelasnya.