Advertisement
Advertisement

Cegah Pemalsuan Vaksin, Farmasi Baiknya Tarik Kemasan Produk

Erika Kurnia , Jurnalis-Jum'at, 29 Juli 2016 |16:30 WIB
Cegah Pemalsuan Vaksin, Farmasi Baiknya Tarik Kemasan Produk
Ilustrasi (Foto: Celiac)
A
A
A

DI antara banyaknya aspek yang memberi peluang pemalsuan vaksin, terabaikannya manajemen limbah farmasi adalah salah satunya. Hal ini menjadi evaluasi karena sampel vaksin palsu banyak menggunakan kemasan vaksin bekas pakai.

Tulus Abadi, SH, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), menggarisbawahi kekurangan dalam manajemen limbah kemasan farmasi ini sebagai salah satu hal yang memberi peluang pemalsuan vaksin. Hal ini diharapkan menjadi perhatian bersama, baik pihak fasilitas layanan kesehatan hingga Kementerian, termasuk produsen obat atau pihak farmasi.

“Dari diskusi kemarin dengan Kemenkes sudah jelas bahwa dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup memberi kewajiban bagi rumah sakit untuk menyediakan incinerator atau alat untuk membakar limbah. Kalau bisa, industri farmasi juga bertanggung jawab dalam menarik bekas bungkus produk dan menghancurkan atau mendaur ulangnya,” ujarnya.

Ketika di temui dalam temu media bersama International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Jumat (29/7/2016), Tulus mengakui bahwa limbah medis dari rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan lainnya masih menjadi masalah bagi banyak daerah. Dengan demikian, perhatian lebih dari kementerian terkait bersama pemerintah daerah sangat diharapkan.

“Penggunaan ampul bekas pakai pada vaksin palsu yang ditemukan waktu lalu harus jadi perhatian Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemda, yang mengetahui beberapa RS yang sering bermasalah karena limbah medis yang mengotori sungai, dan sebagainya. Karena kelalaian ini akibatnya dipakai oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement