YOGYA – Mengingat romantisme Yogyakarta memang tidak pernah ada habisnya, setiap tempat di kota ini selalu meninggalkan kenangan manis yang ingin selalu dikenang. Walau Yogyakarta zaman dahulu berbeda dengan masa kini, namun kenangan-kenangan itu tak akan mudah dilupakan.
Di Yogyakarta, dahulu ada beberapa tempat yang banyak meninggalkan kenangan manis bagi warga. Namun seiring perkembangan serta tuntutan zaman, tempat-tempat yang dahulu dijadikan ruang publik tersebut telah hilang dan kini berganti fungsi.
Sejenak menengok cerita kenangan lalu, berikut tempat hiburan rakyat yang kini tinggal riwayat.
Seni Sono
Di Kota Yogyakarta dahulu ada satu lokasi tempat berkumpulnya para seniman untuk berkreasi. Tempat ini bernama Seni Sono yang terletak dikawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, tepatnya di seberang Monumen Serangan Oemoem 1 Maret atau persis di sebalah selatan Istana Gedung Agung Yogyakarta.
Seni Sono jika disamakan dengan saat ini fungsinya hampir seperti Taman Budaya Yogyakarta (TBY) di Jalan Sriwedani, Gondomanan. Hampir setiap hari tempat ini selalu diisi dengan kegiatan berkesenian, terlebih lagi pada dekade 80 hingga 90 ruang berekspresi bagi para seniman cukup kurang.