MUNGKIN Anda berpikir jika air minum sebatas pelepas dahaga atau penambah kandungan cairan pada tubuh. Untuk mendapatkan air minum yang enak, aman dikonsumsi, dan sehat, tentu saja Anda perlu tahu aturannya.
Berikut aturan-aturan umum mengonsumsi atau sekadar mencicipi air, seperti diulas Bonappetit:
Beda kesempatan, beda air
Penting untuk membedakan air yang akan digunakan untuk fine dining. Air harus terasa lembut, murni, dan tidak mengganggu rasa makanan yang disantap.
Air seperti wine memiliki terroir
Seperti wine, air terbaik ditentukan berdasarkan lokasi pembuatannya. Air mineral pun demikian, bisa menampilkan ciri asal-usulnya, seberapa lama berada di bawah tanah, dan mineral apa yang diserapnya.
Penikmat air hanya mencari beberapa hal
Bagi penikmat air, ada hal yang ingin didapat dari segelas air minum, seperti struktur, kelembutan, dan aftertaste. Air mineral memiliki rasa yang halus, lembut, dan murni. Sementara, air soda memilliki gelembung namun tidak begitu kuat.
Mudah mendeteksi sumber air
Jika Anda merasakan aroma kapur, klorin, kotoran pipa, mengandung susu, atau apapun di dekat perkemahan musim panas, itu berarti ada air mengalir.
Kandungan ideal air mineral
Jika sering mengonsumsi air mineral kemasan botol, Anda harus tahu kandungannya. Air mineral berkualitas baik harus mengandung mineral esensial, kalsium dan magnesium . Idealnya, tinggi kalsium serta magnesium dan rendah natrium (140 mg/liter atau kurang).
Air tidak berbau
Air sehat untuk dikonsumsi tidak memiliki bau sama sekali, biasanya hanya tercium esensi kesegaran dari air minum.
Air yang salah dapat merusak wine
Setiap air yang memiliki kotoran akan mempengaruhi rasa wine. Jika Anda memiliki red wine yang sangat halus, seperti Burgundy, yang telah berusia 30 tahun, jangan mengambil risiko dengan menambahkan air soda. Gunakan air mineral.
Irisan lemon atau jeruk nipis merusak air mineral
Jika Anda mengonsumsi air mineral alami seperti yang sering digunakan untuk memasak oleh para chef dan restoran fine dining, maka jangan pernah menambahkan perasa seperti irisan lemon atau jeruk nipis. Air mineral ini murni dan tidak pernah tersentuh sehingga menambahkan perasa adalah kesalahan besar.
Es batu dapat merusak rasa minuman
Jika memang harus menggunakan es batu, pastikan Anda gunakan es batu terbuat dari air mineral yang baik. Es batu yang terbuat dari air keran dapat merusak rasa dari minuman Anda.
Air tidak untuk diminum
Untuk beberapa negara di dunia, seperti di Italia, air jarang digunakan untuk minum. Mereka lebih senang menenggak wine atau minuman lainnya untuk melepas dahaga, seperti yang dilakukan oleh Golden Ramsay, celebrity chef International. Chef Calrlo Cracco ini lebih sering menggunakan air mineral untuk menyikat gigi.