"Dipuncak tertinggi gunung jantan nanti akan kita sediakan teropong, sehingga pengunjung dapat melihat keindahan dan luasnya wilayah Kabupaten Karimun. Jika warga bisa melihat seluruh wilayah Karimun dengan teropong itu, maka diyakni orang tersebut akan memiliki umur panjang," ucap Rafiq.
Saat ini menurutnya lagi, kunjungan wisata di Karimun tergolong masih cukup baik setelah Batam dan Bintan. Beberapa hal memang perlu diperbaiki seperti pintu masuk di Karimun yakni pelabuhan. Kedepan memang perlu kesepakatan bersama agar daya tarik Karimun semakin meningkat.
"Jumlah penduduk kita masih sangat sedikit hanya berkisar 200 ribu jiwa lebih, berbeda dengan di batam yang mencapai satu juta jiwa dan disana banyak mall. Memang keberadaan mall pun menjadi salah satu daya tarik dan sampai saat ini di Karimun belum ada. Tapi kalau kita paksakan maka warung-warung kecil atau usaha kecil dari tangan kreatif masyarakat kita akan mati," ucap Rafiq mengakhiri.
(Amril Amarullah (Okezone))