Dalam studi tersebut, 68 pasien kanker prostat yang memenuhi syarat diidentifikasi dan ditawarkan untuk berpartisipasi dalam studi. Dari keseluruhan, 45 orang menyetujui (66 persen) untuk menghadiri 75 menit kelas yoga dua kali seminggu.
Sebagian besar peserta yoga mengaku merasa lebih baik setelah kelas berakhir dan setelah menyelesaikan program yoga. Bahkan, banyak pasien yang meminta dan menjalani praktek yoga rutin di rumah sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Yoga benar-benar dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien, meminimalkan, atau mengurangi efek samping dari kanker dan pengobatan kanker, dan mempromosikan penyembuhan dan pemulihan,” simpul Vapiwala yang dikutip dari Zeenews, Jumat (18/12/2015).
(Helmi Ade Saputra)