Kendala Banten Angkat Keunikan Tradisi Seren Taun

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Kamis 03 Desember 2015 18:25 WIB
Tradisi Seren Taun di Banten (Foto: Kebudayaanindonesia)
Share :

BANTEN ternyata memiliki banyak tradisi yang bisa menjadi daya tarik wisata budaya. Salah satunya tradisi Seren Taun.

Tradisi Seren Taun merupakan upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang diselenggarakan setiap tahun. Dalam upacara, masyarakat akan menyerahkan hasil bumi berupa padi untuk disimpan di lumbung.

Namun, di beberapa desa upacara Seren Taun biasanya diawali dengan mengambil air suci dari beberapa sumber air yang dikeramatkan. Biasanya, air yang diambil berasal dari tujuh mata air, selanjutnya disatukan dalam satu wadah dan didoakan, sehingga dianggap bertuah dan membawa berkah.

Kemudian, air ini dicipratkan kepada setiap orang yang hadir di upacara untuk membawa berkah. Di Banten sendiri, beberapa daerah turut menyelenggarakan tradisi Seren Taun, di antaranya Desa Kanekes dan Cisungsang.

Asisten Daerah Pembangunan dan Kesra Provinsi Banten, Iing Suwargi mengatakan, Seren Taun merupakan salah satu tradisi yang ingin diangkat oleh Banten menjadi event tahunan. Hal ini dalam rangka membangun potensi wisata budaya di Banten.

"Tetapi, sayangnya event Seren Taun ini belum menggema karena beberapa kendala," ujarnya di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, baru-baru ini.

Menurutnya, kendala besar Banten dalam menggelar sebuah event adalah akses, termasuk penyelenggaraan Seren Taun. Menurutnya, turis lokal maupun mancanegara sulit melihat langsung tradisi Seren Taun.

"Karena, terkendala oleh masalah infrastruktur untuk menuju daerah-daerah tersebut," tutupnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya