"Kali ini ada cooking competition, barista competition, seminar dan pertama kalinya Indonesia jadi tuan rumah untuk kompetisi bakery dan pastry yang pesertanya dari lima negara," tambahnya.
Tidak hanya memajukan kuliner Indonesia. SIAL InterFOOD juga turut mendukung perekonomian dan juga pariwisata Indonesia lewat kuliner berkualitas yang ditampilkan.
"Dari event ini kita bisa melihat kualitas para Chef melayani dan memberikan makanan khas Indonesia sehingga bisa dinikmati tamu lokal dan mancanegara, dimana mereka bisa menceritakan kembali tentang kelebihan masakan Indonesia," imbuh Daud.
Berakhirnya SIAL InterFOOD 2015 tentu memunculkan banyak harapan baginya agar industri kuliner Indonesia semakin maju.
"Harapan saya dengan adanya event seperti ini kuliner bisa jadi ujung tombak pariwisata,dengan makanan terbaik, lezat dan berkualitas. Tidak hanya itu, pameran seperti ini juga penting bagi pertumbuhan ekonomi juga," pungkasnya
(Hessy Trishandiani)