Keberhasilan Lombok yakni sebagai World's Best Halal Honeymoon Destination, menggeser rival-rivalnya, Abu Dhabi, UAE, Antalya (Turki), Krabi (Thailand) dan Kuala Lumpur (Malaysia).
Menpar mengingatkan, bahwa penghargaan ini cukup prestisius dan semakin menajamkan positioning Lombok, sebagai destinasi halal tourism kelas dunia.
“Pasar Timur Tengah, terutama UAE, itu spending-nya paling besar, sekitar USD 1.700 per kepala. Disusul Arab Saudi sekitar USD 1.500. Rata-rata hanya USD 1.200. Jadi kalau menggunakan analisa SSS atau triple S, yakni size (ukuran), spread (laba atau margin keuntungan), dan sustainable (keberlangsungan), maka pasar halal travel itu sangat menjanjikan,” tukasnya.
(Johan Sompotan)