Ini Bahaya Kerokan bagi Ibu Hamil

Dewi Kania, Jurnalis
Senin 12 Oktober 2015 17:03 WIB
Ada bahaya kerokan bagi ibu hamil (Foto: Shutterstock)
Share :

KEROKAN merupakan sebuah terapi tradisional yang konon dapat menyembuhkan demam. Tapi bagaimana terapi ini bila diterapkan pada ibu hamil, boleh atau tidak?

Dikatakan dokter spesialis Kandungan dr Ali Sungkar SpOG, haram jika seorang ibu hamil melakukan kerokan, apalagi saat usia kandungan masih memasuki trimester pertama dan kedua. Karenanya, bahaya akan mengintai kondisi kehamilannya, seperti halnya kontraksi dini.

Saat melakukan kerokan tubuh kita akan mengalami reaksi inflamasi tubuh yang akan dikeluarkan melalui zat cytokines, yaitu sel yang memperkuat kekebalan tubuh saat virus masuk. Juga cytokines akan menciptakan hormon prostaglandin yang tidak boleh dialami ibu hamil.

"Pada wanita yang mengandung janin, hormon prostaglandin dapat memicu kontraksi pada rahim," kata dr Ali di Jakarta.

Dengan begitu, efek sampingnya ialah ibu hamil dapat mengalami keguguran pada masa kehamilan trimester pertama. Atau bahkan mengalami persalinan dini alias bayi lahir prematur.

Tapi bagaimana kalau si ibu hamil tetap memaksa minta dikerok pada bagian selain perut?

"Efeknya sama saja. Karena reaksinya terjadi dari semua bagian tubuh," imbuh dr Ali.

Jadi moms, meskipun kerokan efeknya tidak memengaruhi janin secara langsung, seharusnya hindari kerokan saat hamil mulai sekarang!

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya