Dampak Negatif Baby Blues pada Anak

Ariesta Asri, Jurnalis
Senin 03 Agustus 2015 19:30 WIB
Dampak negatif baby blues pada anak (Foto: Divalikes)
Share :

BABY blues adalah periode penyesuaian yang normal bagi ibu dalam dua minggu pertama setelah melahirkan. Ini bukan penyakit mental dan bisa hilang dengan sendirinya.
 
Gejalanya antara lain kelelahan, merasa bersalah, mudah tersinggung, merasa sedih, menangis tanpa sebab, sulit berkonsentrasi, khawatir berlebihan, hingga merasa ketakutan.
 

Meskipun bisa hilang dengan sendirinya, ibu yang depresi karena baby blues dapat memberikan dampak negatif pada anak jika tidak segera ditangani.

Masalah perilaku

Anak-anak dari ibu yang depresi lebih memungkinkan memiliki masalah perilaku, termasuk masalah tidur, tantrum, agresi, dan hiperaktif.

Perkembangan kognitif terganggu

Anak nantinya mengalami keterlambatan dalam bicara dan berjalan jika dibandingkan dengan anak-anak dari ibu yang tidak depresi. Mereka akan mengalami kesulitan dalam belajar di sekolah.

Sulit bersosialisasi

Anak-anak dari ibu yang depresi mengalami kesulitan membangun hubungan dengan orang lain. Mereka sulit berteman atau cenderung bertindak kasar.

Masalah emosional

Anak-anak dari ibu yang depresi merasa rendah diri, lebih sering merasa cemas dan takut, lebih pasif, dan kurang independen.

Jika Anda menderita depresi karena baby blues, jangan merasa bersalah atau malu. Gejala-gejala baby blues berada di luar kendali dan tidak membuat Anda menjadi orangtua yang buruk. Akan tetapi mengingat dampak yang terjadi pada anak jika dibiarkan berlarut-larut, penting untuk segera mencari bantuan dari dokter atau psikolog. Demikian dilansir dari Helpguide, Senin (3/8/2015).

(Vien Dimyati)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya