KERAP berlama-lama di depan televisi? Jika ya, Anda patut waspada! Pasalnya, kebanyakan menonton televisi dipercaya punya sederet dampak buruk bagi kesehatan Anda. Berikut ulasan lengkapnya.
Tingkatkan risiko diabetes tipe 2
Tonton televisi lebih dari dua jam perhari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 20 persen. Tak hanya itu, sejumlah studi juga menemukan bahwa menghabiskan waktu berlama-lama di depan televisi berpotensi besar menyebabkan kematian dini.
Picu obesitas
Saat di depan televisi, Anda tentulah jarang bergerak. Dikatakan para periset, hal tersebut dapat memicu terjadinya obesitas alias kegemukan. Kondisi tubuh akan makin parah jika Anda juga membarenginya dengan ngemil.
Kacaukan suasana hati
Setelah lelah beraktivitas, otak butuh istirahat. Jika Anda menonton televisi terlalu lama, hal itu tentu saja akan memangkas waktu tidur Anda. Terkait hal itu, para ahli sepakat bahwa kebiasaan tersebut dapat mengacaukan suasana hati dan bukan tak mungkin akan berujung pada depresi.
Merusak otak
Para ahli juga mengungkapkan bahwa kebanyakan tonton televisi dapat mengubah struktur otak dengan cara merusaknya. Kesimpulan tersebut didapat setelah mereka melakukan scan otak pada 276 anak di Jepang, demikian dilansir Boldsky.
Kurangi jumlah sperma
Dampak buruk menonton televisi yang terakhir ini sangatlah menyeramkan bagi kaum pria. Bagaimana tidak, pria yang punya kebiasaan tonton televisi lebih dari 20 jam dalam seminggu diklaim memiliki sperma lebih sedikit ketimbang mereka yang jarang menonton. Waspadalah!
(Renny Sundayani)