“Untuk usia balita, pendekatannya bisa dengan bermain (play) atau membacakan cerita (story telling),” katanya saat bertandang ke Kantor Redaksi Okezone, belum lama ini.
Vivid menyampaikan bahwa story telling merupakan pendekatan yang ampuh untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan. Lewat mendengarkan dan berimajinasi, anak akan dengan mudah menyerap pesan. Cara ini juga lebih efektif daripada menyodorkan buku teks pada anak.
“Banyak cerita-cerita rakyat Indonesia yang penuh makna. Sambil bercerita, orangtua bisa menyelipkan nilai-nilai pendidikan misalnya, kebiasaan sikat gigi sebelum tidur,” tambahnya.
Tentunya, cara penyampaiannya harus dibuat semenarik mungkin. Selain visual, balita juga mudah tertarik dengan audio. Orangtua dapat menerapkannya dengan membuat suara-suara menarik sesuai dengan karakter yang dikisahkan.
(Vien Dimyati)